Manusia seringkali ingin meraih keinginan dgn cepat, juga mencapai kesimpulan dan keputusan dgn cepat.Sikap tergesa-gesa hanya akan membawa akibat yg disesali kemudian hari. Sebagaimana ucapan`Amr bin al-Ash`(seorang sahabat Nabi s.a.w),"Seseorang akan memetik buah penyesalan daripada sikap tergesa-gesa"
Islam sgt membenci sikap terburu-buru dan menganjurkan kita bertenang dlm semua perkara.Sikap tergesa-gesa dlm sesuatu urusan adalah kebiasaan bagi org yg berfikiran sempit , sementara sikap bertenang dan tidak tergesa-gesa adalah kebiasaan org yg berjiwa besar dan berfikiran luas.
Apabila kita meninggalkan kebiasaan yg pertama(tergesa-gesa), lalu menerapkan kebiasaan kedua(bertenang) kita akan menjadi manusia baru. Kita akan lebih terbuka dlm pergaulan, teman akan bertambah ramai, musuh akan berkurang dan dunia akan menjadi tempat yg lebih selesa utk kita hidup bersama.
Setiap kali melihat org melakukan kesalahan, maka fikiran kita tidak harus segera membuat penilaian sebelum menyebut puluhan`jangan-jangan`utk menerima kelakuan itu secara positif dan pelbagai andaian lagi.
Sejak dulu para ulama kita telah berkata `carilah 70 alasan utk memaafkan sikap saudaramu. Jika hatimu masih tetap enggan menerimanya juga, maka kekerasan hatimu itu yg lebih patut dipersalahkan` Wallahu a`lam.....ulasan `Jangan Cepat Menilai - karya Ustz Umar Muhammad Nor
Sebagai manusia yg sering melakukan kesilapan kita perlu berusaha memahami mesej di sebaliknya agar fikiran negatif tidak akan lahir di kepala kita...
No comments:
Post a Comment